By Tati Sukartiningsih
Hi
Tatapan matamu teduh
Membuat hati bertanya
Buat aku? Atau buat teman sebelah
Teduh matamu
Duh masih menyisakan ingatan.. Mengapa mengapa... Pikirku tak beranjak dari matamu..
Esok mata teduhmu
Kan kubuat senyum
11 Oktober 2010
-------------------------------------------
Tati Sukartiningsih. Sering menulis sajak di situs pertemanan. Tinggal di Jakarta.
The collection of Note's from me and all of my friends... and Whoever.... That's it.....
Showing posts with label senyum. Show all posts
Showing posts with label senyum. Show all posts
Oct 12, 2010
Sep 16, 2010
bulan di langit barat daya
By Febby Sahla
meski kuncup wujud terkantup awan redup
tetap ku sungging senyum ranum enggan terkulum
mungkin bentang langit kita sama
tapi kaki berjejak berbeda letak
hanya sirat ketika ku lihat bulan di barat daya
mungkin bahasalah yang akhirnya tersurat sama
tentang larik rindu berderik serupa nyanyian jangkrik
:
aku dan kamu
15 September 2010
--------------------------------------------------
Febby Sahla. Sering menulis sajak. Tinggal di Semarang.
meski kuncup wujud terkantup awan redup
tetap ku sungging senyum ranum enggan terkulum
mungkin bentang langit kita sama
tapi kaki berjejak berbeda letak
hanya sirat ketika ku lihat bulan di barat daya
mungkin bahasalah yang akhirnya tersurat sama
tentang larik rindu berderik serupa nyanyian jangkrik
:
aku dan kamu
15 September 2010
--------------------------------------------------
Febby Sahla. Sering menulis sajak. Tinggal di Semarang.
Sep 3, 2010
hampa
By Sutriya Ningsih
kegelisahan adalah pertanyaan yang belum terjawab.....!
pertanyaan adalah tidak menerimaan jiwa pada apa yang ada..?
ketika semua hadir di depan mata...
langit sembab seolah hujan akan tiba...??
dan rembulanpun sembunyi di balik awan...??
tak sisakan bintang tuk sapa bunga di taman...
atau sekedar melirik kicau burung di dahan...
wahai .......?
pejamkanlah sejenak jiwa.....
resapi semua masa dan tersenyumlah.....???
@-@...
2 September 2010
-----------------------------------------------
Sutriya Ningsih. Mahasiswa Jurusan Ekonomi UTIRA IBEK, Jakarta. Bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta Utara.
kegelisahan adalah pertanyaan yang belum terjawab.....!
pertanyaan adalah tidak menerimaan jiwa pada apa yang ada..?
ketika semua hadir di depan mata...
langit sembab seolah hujan akan tiba...??
dan rembulanpun sembunyi di balik awan...??
tak sisakan bintang tuk sapa bunga di taman...
atau sekedar melirik kicau burung di dahan...
wahai .......?
pejamkanlah sejenak jiwa.....
resapi semua masa dan tersenyumlah.....???
@-@...
2 September 2010
-----------------------------------------------
Sutriya Ningsih. Mahasiswa Jurusan Ekonomi UTIRA IBEK, Jakarta. Bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta Utara.
Jul 19, 2010
Mandi
By Djuwarsih Mukhlisin
Satu persatu
lepaskan pakaian
Pakaian yang telah dipakai seharian, menutup aurat, kadang juga kemunafikan
Biarkan detergen mengurai debu-debu dan menghilangkan bau keringatnya menjadi wangi
Dengan doa, berniat ibadah
Basahi air di kepala, menyiram habis seluruh tubuh
Menyingkirkan peluh yang telah terseduh
Melepaskan penat, biarkan luruh dan terbuang ke selokan
Memberi segar penuh gairah, setelah badan terpenjara dengan gerah
Usapkan wewangian di kepala, sampai berbusa
Buang segala buruk sangka yang penuh menyumbat kepala
Usir ketombe yang membuat gatal menyiksa
Pastikan juga kutu kabur semua
Terutama kutu yang membuat hilang kreasi di isi kepala
Gosokkan sabun lembut sampai ke pojok lekukan kulit
Tak peduli bila punya banyak selulit
Biarkan dakimu rontok tanpa sisa, terbasuh dgn busa
Jangan disayang !
karena dakimu membuat kulit makin legam
apalagi bila kau rajin menabung dendam
Jangan lupa sikat gigi, 2 kali sehari
Pastikan gigimu bersih
Bersih dari segala caci maki
Pastikan nafasmu segar
Agar suaramu terdengar lembut dan senyummu berbinar
Tuntaskan mandi sampai bersih diri
Ambillah handuk, keringkan tubuh dengan sungguh benar
Badan bugar, fikiran pun segar
Tak ada lagi buruk sangka
karena bersih sampai ke dalam rongga dada
Membuka kembali isi kepala
Untuk dapat mencipta lebih banyak karya..
19 Juli 2010
--------------------------------------------------
Djuwarsih Mukhlisin. Ibu rumah tangga, sering menulis sajak. Tinggal di Tangerang.
Satu persatu
lepaskan pakaian
Pakaian yang telah dipakai seharian, menutup aurat, kadang juga kemunafikan
Biarkan detergen mengurai debu-debu dan menghilangkan bau keringatnya menjadi wangi
Dengan doa, berniat ibadah
Basahi air di kepala, menyiram habis seluruh tubuh
Menyingkirkan peluh yang telah terseduh
Melepaskan penat, biarkan luruh dan terbuang ke selokan
Memberi segar penuh gairah, setelah badan terpenjara dengan gerah
Usapkan wewangian di kepala, sampai berbusa
Buang segala buruk sangka yang penuh menyumbat kepala
Usir ketombe yang membuat gatal menyiksa
Pastikan juga kutu kabur semua
Terutama kutu yang membuat hilang kreasi di isi kepala
Gosokkan sabun lembut sampai ke pojok lekukan kulit
Tak peduli bila punya banyak selulit
Biarkan dakimu rontok tanpa sisa, terbasuh dgn busa
Jangan disayang !
karena dakimu membuat kulit makin legam
apalagi bila kau rajin menabung dendam
Jangan lupa sikat gigi, 2 kali sehari
Pastikan gigimu bersih
Bersih dari segala caci maki
Pastikan nafasmu segar
Agar suaramu terdengar lembut dan senyummu berbinar
Tuntaskan mandi sampai bersih diri
Ambillah handuk, keringkan tubuh dengan sungguh benar
Badan bugar, fikiran pun segar
Tak ada lagi buruk sangka
karena bersih sampai ke dalam rongga dada
Membuka kembali isi kepala
Untuk dapat mencipta lebih banyak karya..
19 Juli 2010
--------------------------------------------------
Djuwarsih Mukhlisin. Ibu rumah tangga, sering menulis sajak. Tinggal di Tangerang.
Apr 19, 2010
senyummu..
By Febby Sahla
senyummu seperti sajak... yang membuai sampai klimaks
seperti tercekat bagai bidak... dan tiba-tiba sekhak!!!
hanya terperangah tak terbahak
kaku terasa enggan beranjak
perlahan... membenamkanku dalam pusar riak
berputar kian lama menguliti dan menyibak
jatuh...
luruh...
melenguh...
apa mantra disenyummu, membuatku berkeras diam disitu
padahal sudah tertulis di secarik
majas terlarik laksana intrik
tapi tetap ku memakna disela rintik
senyummu telah mencabik di rongga hati dan ternikmati begitu asik
14 April 2010
-----------------------------------------
Febby Sahla. Suka menulis. Tinggal di Semarang. Karya-karyanya dapat ditemui di situs jejaring sosial pertemanan.
senyummu seperti sajak... yang membuai sampai klimaks
seperti tercekat bagai bidak... dan tiba-tiba sekhak!!!
hanya terperangah tak terbahak
kaku terasa enggan beranjak
perlahan... membenamkanku dalam pusar riak
berputar kian lama menguliti dan menyibak
jatuh...
luruh...
melenguh...
apa mantra disenyummu, membuatku berkeras diam disitu
padahal sudah tertulis di secarik
majas terlarik laksana intrik
tapi tetap ku memakna disela rintik
senyummu telah mencabik di rongga hati dan ternikmati begitu asik
14 April 2010
-----------------------------------------
Febby Sahla. Suka menulis. Tinggal di Semarang. Karya-karyanya dapat ditemui di situs jejaring sosial pertemanan.
Mar 1, 2010
Sweet Memory...
By Goezra Subagyo
Cobalah renungkan sejenak Sweet Memory terindah di dalam kehidupan kamu, sambil mengenang masa-masa yang indah tersebut.
Misalnya masih teringat olehku suatu kenangan terindah sewaktu aku masih bersamanya, sewaktu aku masih menjalani hidup penuh dengan kebahagiaan, sewaktu cinta itu masih ada bersamanya, masih melekat erat dan masih memberikan senyumnya padaku…..
Marilah kita ber-nostalgia sejenak sambil mengenang pada saat ketika kita khusus bangun tengah malam, karena ingin melihat pertandingan tinju Mohammad Ali, atau dimana setiap sore rajin nonton Bonanza, Daktari, Kojak, ChiPs.
Lagipula pada saat itu kita tidak perlu gonta-ganti program masalahnya hanya ada satu program saja dari TV-RI. Musik yang ngetop pada saat itu dari Tom Jones, Beatles, Bee Gees, Koes Ploes.
Pada saat rambut disasak, ataupun pakai minyak rambut Tancho yang melekit, agar penampilan bisa mirip seperti Charles Bronson...
Betapa cantiknya dahulu ketika kita mengenakan celana kulot...
Pada umumnya orang senang mengenang kembali masa remajanya atau pada saat usia puber. Mengenang date yang pertama dimana kita nonton atau makan bareng...
Renungkanlah oleh kamu ketika masa pacaran pertama di sekolah/kuliah atau pada saat pergi liburan keluar kota...
30 Januari 2010
----------------------------------------------
Goezra Subagyo. Karyawan swasta, suka menulis di situs pertemanan. Tinggal di Jakarta. Artikel lebih jauh dapat dilihat pada situs bLog penulis... Klik disini.....
Cobalah renungkan sejenak Sweet Memory terindah di dalam kehidupan kamu, sambil mengenang masa-masa yang indah tersebut.
Misalnya masih teringat olehku suatu kenangan terindah sewaktu aku masih bersamanya, sewaktu aku masih menjalani hidup penuh dengan kebahagiaan, sewaktu cinta itu masih ada bersamanya, masih melekat erat dan masih memberikan senyumnya padaku…..
Marilah kita ber-nostalgia sejenak sambil mengenang pada saat ketika kita khusus bangun tengah malam, karena ingin melihat pertandingan tinju Mohammad Ali, atau dimana setiap sore rajin nonton Bonanza, Daktari, Kojak, ChiPs.
Lagipula pada saat itu kita tidak perlu gonta-ganti program masalahnya hanya ada satu program saja dari TV-RI. Musik yang ngetop pada saat itu dari Tom Jones, Beatles, Bee Gees, Koes Ploes.
Pada saat rambut disasak, ataupun pakai minyak rambut Tancho yang melekit, agar penampilan bisa mirip seperti Charles Bronson...
Betapa cantiknya dahulu ketika kita mengenakan celana kulot...
Pada umumnya orang senang mengenang kembali masa remajanya atau pada saat usia puber. Mengenang date yang pertama dimana kita nonton atau makan bareng...
Renungkanlah oleh kamu ketika masa pacaran pertama di sekolah/kuliah atau pada saat pergi liburan keluar kota...
30 Januari 2010
----------------------------------------------
Goezra Subagyo. Karyawan swasta, suka menulis di situs pertemanan. Tinggal di Jakarta. Artikel lebih jauh dapat dilihat pada situs bLog penulis... Klik disini.....
Nov 26, 2009
Hangatnya Rasa...
By Qwiniy Queen
Hangatnya waktu....
Selalu bermuara pada hangatnya rasa....
Dari jiwa yang hangat itu....
Ada cerita dan kisah yang bahagia....
kau...
Juga kehangatan itu...
Yang membagi senyum pada jiwa yang ada....
Tak untuk dirimu saja...
Tapi kami adalah bahagiamu....
Sungguh membagi itu indah....
salam pagi sayang....
Senyumku untukmu juga...
Rindu ikut terpatri.....
26 November 2009
-------------------------------------------------
Qwiniy Queen. Rajin menulis puisi, tinggal di Kabupaten Mamuju.
Hangatnya waktu....
Selalu bermuara pada hangatnya rasa....
Dari jiwa yang hangat itu....
Ada cerita dan kisah yang bahagia....
kau...
Juga kehangatan itu...
Yang membagi senyum pada jiwa yang ada....
Tak untuk dirimu saja...
Tapi kami adalah bahagiamu....
Sungguh membagi itu indah....
salam pagi sayang....
Senyumku untukmu juga...
Rindu ikut terpatri.....
26 November 2009
-------------------------------------------------
Qwiniy Queen. Rajin menulis puisi, tinggal di Kabupaten Mamuju.
Subscribe to:
Posts (Atom)
